Instalasi Diklat (Pendidikan dan Pelatihan) RSUD Anak Negeri Hospital kembali menyelenggarakan program pelatihan wajib Basic Life Support (BLS) bagi seluruh tenaga medis dan keperawatan yang bergabung pada semester pertama tahun 2026. Pelatihan yang berlangsung pada 8–9 Juni 2026 ini diikuti oleh 120 peserta yang terdiri dari dokter umum kontrak, perawat baru, bidan, dan tenaga kesehatan lainnya.
Program BLS ini merupakan salah satu syarat wajib yang harus dipenuhi sebelum staf baru diizinkan memberikan pelayanan langsung kepada pasien. Kebijakan ini sejalan dengan standar akreditasi KARS dan regulasi Kementerian Kesehatan yang mewajibkan seluruh tenaga klinis memiliki kompetensi dasar dalam menangani henti jantung dan pernapasan.
Materi Pelatihan
Pelatihan dirancang mengikuti panduan American Heart Association (AHA) Guidelines 2020 yang telah diadaptasi dengan pedoman nasional. Peserta mendapatkan materi teori selama setengah hari, dilanjutkan praktik langsung dengan manekin resusitasi berteknologi tinggi yang memberikan umpan balik real-time mengenai kualitas kompresi dada.
- Pengenalan Rantai Kelangsungan Hidup — Early recognition, early CPR, early defibrillation, advanced care.
- Teknik RJP Berkualitas Tinggi — Kedalaman kompresi 5–6 cm, kecepatan 100–120 kompresi/menit, chest recoil penuh.
- Penggunaan Automated External Defibrillator (AED) — Penempatan bantalan, interpretasi ritme, pemberian syok.
- Bantuan Napas dengan Bag-Valve Mask (BVM) — Teknik segel masker, ventilasi 10–12 kali/menit.
- Penanganan Tersedak (Heimlich Maneuver) — Pada dewasa, anak, dan bayi.
Angka Kelulusan dan Sertifikasi
Dari 120 peserta, 116 peserta (96,7%) berhasil lulus pada hari pertama evaluasi. Empat peserta lainnya mendapatkan remedial dan seluruhnya lulus pada evaluasi ulang. Sertifikat BLS yang dikeluarkan RSUD Anak Negeri Hospital diakui oleh IDI dan PPNI, berlaku selama 2 tahun sebelum perlu diperbaharui.
Komitmen Pengembangan SDM
Kepala Instalasi Diklat RSUD Anak Negeri Hospital menyampaikan bahwa program pelatihan BLS ini hanyalah satu dari lebih dari 30 program pelatihan wajib dan pilihan yang tersedia sepanjang tahun. "Kami percaya bahwa investasi terbaik rumah sakit adalah pengembangan sumber daya manusianya. Tenaga medis yang kompeten adalah fondasi dari pelayanan yang berkualitas dan aman," ujarnya.
Selain BLS, RSUD Anak Negeri Hospital juga secara rutin menyelenggarakan pelatihan Advanced Cardiac Life Support (ACLS), Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS), Neonatal Resuscitation Program (NRP), dan pelatihan spesialisasi lainnya. Seluruh program ini dibiayai oleh rumah sakit sebagai bagian dari investasi dalam pengembangan kompetensi staf.


