Tentang NICU

NICU (Neonatal Intensive Care Unit) RSUD Anak Negeri Hospital Pemerintah Kabupaten Labuhanbatuutara adalah unit perawatan medis khusus yang menangani bayi baru lahir — terutama bayi prematur, bayi berat lahir rendah (BBLR), dan neonatus dengan kondisi medis serius — yang membutuhkan pemantauan ketat dan intervensi intensif sejak menit-menit pertama kehidupan mereka.

NICU kami dikelola oleh dokter spesialis anak subspesialis neonatologi (Sp.A(K) Neonatologi) yang berdedikasi penuh, dibantu oleh perawat NICU bersertifikat yang terlatih khusus dalam perawatan neonatus kritis. Filosofi perawatan kami berpusat pada pendekatan Family-Centered Care (FCC) — melibatkan orang tua sebagai mitra aktif dalam proses perawatan bayi, termasuk melalui program kangaroo mother care dan dukungan menyusui eksklusif.

Setiap tahun NICU RSUD Anak Negeri Hospital menangani ratusan bayi kritis dari Anak Negeri Hospital Pemerintah Kabupaten Labuhanbatuutara maupun rujukan dari fasilitas kesehatan sekitarnya. Berkat peralatan modern, protokol klinis berbasis bukti, dan dedikasi tim medis, angka keselamatan (survival rate) bayi prematur di NICU kami terus menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahun.

NICU kami juga aktif berkolaborasi dengan Instalasi Kamar Bersalin, PICU, dan Instalasi Bedah Anak untuk memastikan transisi perawatan yang mulus bagi bayi yang memerlukan tindakan bedah neonatal atau mengalami perburukan kondisi yang memerlukan perawatan multi-spesialistik.

16
Total Inkubator
8
Inkubator Intensif
24 Jam
Dokter Jaga
1:2
Rasio Perawat:Bayi

Indikasi Perawatan NICU

Bayi yang memerlukan perawatan NICU meliputi, namun tidak terbatas pada:

  • Bayi prematur (<37 minggu gestasi), terutama prematur ekstrem (<28 minggu)
  • Bayi dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) <2.500 gram atau BBLSR <1.500 gram
  • Bayi dengan gawat napas neonatal (RDS, TTN, MAS/Meconium Aspiration Syndrome)
  • Bayi dengan asfiksia perinatal yang memerlukan resusitasi dan hipotermia terapeutik
  • Neonatus dengan sepsis neonatal atau infeksi berat yang memerlukan antibiotik intravena dan monitoring
  • Bayi dengan hiperbilirubinemia berat yang memerlukan fototerapi intensif atau transfusi tukar
  • Neonatus pasca operasi bedah neonatal (atresia esofagus, hernia diafragmatika, gastroschisis)
  • Bayi dengan malformasi kongenital mayor yang memerlukan stabilisasi sebelum tindakan definitif

Jam Kunjungan NICU

HariJam Kunjungan Orang TuaKunjungan Tamu Lain
Setiap Hari08.00 – 20.00 (orang tua)Tidak diizinkan
Program KMCSesuai jadwal yang ditentukan perawatHanya ibu/ayah
Visite Dokter07.00 – 09.00 (pagi) & 16.00–17.00 (sore)Orang tua diundang hadir

⚠ Wajib cuci tangan 6 langkah sebelum masuk. Tidak diperbolehkan masuk dalam kondisi sakit (flu, batuk, demam). Perhiasan dan jam tangan dilepas sebelum memegang bayi.

Alur Penerimaan Bayi ke NICU

1

Penilaian Awal di Kamar Bersalin

Tim resusitasi neonatal hadir di setiap persalinan berisiko tinggi. Bayi yang memerlukan stabilisasi segera ditangani di ruang resusitasi neonatal.

2

Konsultasi Neonatologis

Dokter neonatologis atau dokter spesialis anak on-call menentukan indikasi dan kebutuhan perawatan NICU.

3

Penjelasan kepada Orang Tua

Orang tua mendapat penjelasan lengkap tentang kondisi bayi, rencana perawatan, dan harapan klinis. Persetujuan tertulis diperoleh.

4

Transfer ke NICU

Bayi ditransfer menggunakan inkubator transport hangat dengan monitoring SpO2 dan monitoring kardiak selama transfer.

5

Perawatan & Monitoring Intensif

Bayi ditempatkan di inkubator sesuai kebutuhan termal, dipasang monitor lengkap, dan diberikan terapi sesuai protokol neonatal.

6

Discharge Planning

Bila kondisi stabil, bayi direncanakan pindah ke bangsal perawatan bayi atau dipulangkan dengan edukasi perawatan bayi di rumah yang komprehensif.

Fasilitas & Program NICU

  • 👶
    16 Inkubator — 8 inkubator intensif double wall dengan servo-control, 8 inkubator intermediate; semua dilengkapi monitor neonatal
  • 🧹
    Ventilasi Neonatal — ventilator HFOV (High Frequency Oscillatory Ventilation) dan CPAP nasal untuk manajemen RDS dan gagal napas neonatal
  • 🌞
    Fototerapi Intensif — lampu fototerapi LED blue-light intensitas tinggi dan selimut fiber-optik untuk terapi hiperbilirubinemia
  • 🤕
    Hipotermia Terapeutik — selimut pendingin untuk manajemen Hypoxic Ischemic Encephalopathy (HIE) pada asfiksia perinatal
  • 💊
    Pemberian Nutrisi Presisi — nutrisi parenteral total (TPN) dengan pompa nutrisi presisi dan program ASI eksklusif donor
  • ❤️
    Program Kangaroo Mother Care (KMC) — perawatan metode kanguru terstruktur untuk mempercepat pertumbuhan bayi prematur dan bonding orang tua

Pertanyaan Umum (FAQ)

Apakah ibu bisa menyusui bayi yang dirawat di NICU?+
Ya, kami sangat menganjurkan pemberian ASI. Untuk bayi yang belum bisa menyusu langsung, ibu dibantu untuk memompa ASI yang kemudian diberikan melalui selang nasogastrik. Konsultan laktasi kami siap membantu.
Berapa lama rata-rata bayi prematur dirawat di NICU?+
Lama perawatan sangat bervariasi tergantung usia gestasi dan kondisi klinis. Bayi prematur umumnya dirawat hingga mencapai usia koreksi ~36–37 minggu, kondisi stabil, dan bisa menyusu dengan baik.
Apakah biaya NICU ditanggung BPJS Kesehatan?+
Ya, seluruh biaya perawatan NICU ditanggung penuh oleh BPJS Kesehatan sesuai paket INA-CBGs yang berlaku, termasuk alat medis habis pakai, obat, inkubator, dan tindakan medis selama rawat inap.
Bolehkah bayi difoto di NICU?+
Orang tua diperbolehkan memotret bayi mereka sendiri untuk keperluan pribadi. Foto bayi lain atau area NICU secara umum tidak diizinkan demi privasi semua pasien.